Visi dan Misi

Visi : 
Visi adalah suatu gambaran yang menantang tentang keadaan masa depan yang diinginkan dengan melihat potensi dan kebutuhan desa. Visi Desa Talibeng yaitu :
“Membangun Tata Kelola Pemerintahan dan Pembangunan Desa yang Terencana – Teratur – Terarah untuk Talibeng Maju, Damai, Sejahtera dengan Menjunjung Tinggi Nilai – Nilai Hukum, Adat Istiadat, dan Agama”

Misi :
Selain penyusunan Visi juga telah ditetapkan misi-misi yang memuat sesuatu pernyataan yang harus dilaksanakan oleh Desa agar tercapainya visi desa tersebut. Visi berada diatas Misi. Pernyataan Visi kemudian dijabarkan ke dalam misi agar dapat dioperasionalkan/dikerjakan.
Adapun Misi Desa Talibeng yaitu :
Dengan ketahanan kekuatan dan kesatuan masyarakat, kita wujudkan dan lanjutkan Pembangunan untuk Mewujudkan Talibeng Maju, Damai, Sejahtera melalui Desa Peduli.
Desa peduli tersebut diantaranya :

  1. Desa Peduli Papan dan Pangan;
    Desa Peduli Papan dan Pangan yaitu Desa mengupayakan Rumah Tidak Layak Huni bagi KK (Kepala Keluarga) yang kurang mampu melalui :
    • Usulan program Bedah Rumah Tidak Layak Huni ke Kabupaten/Provinsi dan dari pihak ke III yang tidak mengikat.
    • 10 Rehab Rumah Tidak Layak Huni menjadi Layak Huni dari Desa setiap tahun dengan anggaran Rp. 17.500.000,00 (tujuh belas juta lima ratus ribu rupiah) yang disesuaikan dengan situasi, kondisi, keadaan, dan keuangan Desa pada saat itu.
       
    • Desa mengupayakan penguatan ketahanan pangan dengan :
      • Pemberian bibit benih kepada para petani di Desa Talibeng sesuai dengan musim tanamnya.
      • Pemberian bantuan saprodi (obat-obatan) dan pupuk nono subsidi kepada para petani/pekebun.
      • Pengambangan usaha pertanian.
      • Mengupayakan alat-alat dan mesin pertanian (ALSINTAN)
      • Mengadakan pelatihan-pelatihan terhadap subak/subak abian dan kelompok-kelompok tani lainnya.
         
  2. Desa Peduli Ekonomi Kerakyatan;
    Desa Peduli Ekonomi Kerakyatan melalui :
    • Pengauatan permodalan BUMDesa.
    • Pengembangan unit-unit usaha BUMDesa seperti :
      • Unit SPP.
      • Unit perdagangan, pembangunan dan pengelolaan pasar Desa sebagai sentra ekonomi rakyat.
      • Pengambangan Unit pengelolaan air minum (Pam Desa)
      • Pengembangan pengelolaan pariwisata Desa.
      • Pelatihan – pelatihan usaha ekonomi produktif (UMK)
      • Pengembangan jasa.
      • Pengembangan dan pengelolaan potensi desa lainnya.
         
  3. Desa Peduli Pendidikan;
    • Mendukung Yayasan PAUD/TK Widya Kumara dalam memajukan Pendidikan Desa berkualitas.
    • Pemberian PMT dan Honorarium Guru Paud.
    • Pengadaan pakaian PAUD/TK.
    • Pengadaan sarana prasarana PAUD/TK.
    • Mengadakan lomba cerdas cermat untuk tingkat SD.
    • Memberikan beasiswa untuk siswa kurang mampu/berprestasi.
    • Pembinaan kelompok-kelompok belajar, sanggar dan bimbel.
    • Mengupayakan sarana parasarana Pendidikan baik di SD dan SMP melalui usulan supra desa.
       
  4. Desa Peduli Kesehatan
    • Desa Peduli Kesehatan yaitu Desa mengupayakan penyelenggaraan :
    • Pemsimas Desa, Pengadaan Air Minum dan Sanitasi Masyarakat (pengembangan debit mata air untuk masyarakat).
    • Mengupayakan KIS bagi masyarakat.
    • Posyandu balita.
    • Posyandu lansia melalui kader Posbindu.
    • Binda Keluarga Balita.
    • Penanganan stunting dengan pengadaan WC/jmaban bagi KK kurang mampu.
    • Meningkatkan kapasitas kader-kader kesehatan Desa melalui pelatihan – pelatihan.
    • Meningkatkan pelayanan diposkesdes dengan Bidan Desa, kader siaga Desa.
    • Mengadakan sarana prasarana pendukung posyandu.Perbaikan/penataan gedung Poskesdes.Mengupayakan sarana kesehatan.Pemberian honor/insentif kepada kader-kader kesehatan.
       
  5. Desa Peduli Lingkungan dan Keamanan;
    Desa Peduli Lingkungan yaitu Desa memperhatikan lingkungan darat dan lingkungan sungai atau daerah aliran sungai, telabah dll.
    • Memperhatikan lingkungan alam di darat dengan upaya :
      • Penanganan sampah plastic berbasis sumber.
      • Melakukan gotong royong penanaman pohon-pohon.
      • Melakukan kerja bakti ditempat-tempat umum.
      • Menata/memelihara ruang terbuka hijau.
         
    • Memperhatikan lingkungan alam di sungai, telabah dengan melarang dan membersihkan daerah aliran sungai dari sampah plastic, menjaga dan mengawasi sepanjang aliran sungai bila ada penduduk/masyarakat yang membangun di pinggir sungai.
    • Melakukan sosialisasi tentang lingkungan hidup.
    • Desa peduli keamanan lingkungan dengan mengupayakan tugas dan fungsi Satlinmas bekerja sama dengan pecalang Desa Adat, menciptakan suasana yang aman dan tertib dalam kehidupan masyarakat.
       
  6. Desa Peduli Budaya dan Pelestarian;
    • Desa mengupayakan keadamaian berkeadilan melalui pembinaan – pembinaan ke masyarakat, kelembagaan Desa yang proaktif (dinamis)
    • Mengupayakan seni budaya melalui pelatihan – pelatihan penyelenggaraan seni budaya.
    • Kelembagaan desa seperti LPM, PKK, Karang Taruna secara proaktif melaksanakan kegiatan – kegiatan seni budaya.
    • Desa melakukan pembinaan dan menumbuhkembangkan adat seni budaya bali yang adi luhung seperti :
      • Seni Tabuh/Gambelan.
      • Sanggar Tari.
      • Seni Prasi Lontar.
      • Sekaa Pesantian.
      • Dan Seni Adat Budaya lainnya.
         
    • Dalam pelestarian seni tabuh/gambelan desa menganggarkan dana pembinaan/pemeliharaan/pelatihan untuk masing – masing sekaa gong/sekaa angklung Rp. 10.000.000,00 (sepuluh juta rupiah) setiap tahun, sesuai situasi dan kondisi keuangan Desa pada saat tahun anggaran dan pelestarian seni budaya ogoh – ogoh dengan pemberian dana Rp. 5.000.000,00 (lima juta rupiah) setiap tahun.
       
    • Desa mengupayakan pelestarian flora dan fauna seperti :
      • Membuat Perdes larangan menangkap ikan, menembak burung di wilayah desa talibeng.
      • Membentuk kelompok pelestarian lingkungan.
         
  7. Desa Peduli Digitalisasi dan Pemberdayaan;
    • Desa Peduli Digital yaitu Desa mengupayakan kerjasama dengan provaider yang saling menguntungkan untuk daerah/tempat yang blank spot atau tempat yang tidak terjangkau oleh sinyal komunikasi, baik untuk komunikasi analog (jaringan telepon) atau komunikasi digital/internet.
       
    • Desa peduli pemberdayaan perempuan yaitu desa mengikutsertakan peran serta pencapaian dalam pembangunan Desa. Setiap musyawarah wajib 30% dihadiri oleh perempuan. Adanya kelompok-kelompok tani perempuan, sekaa gong perempuan, dan tokoh masyarakat perempuan. Desa merencanakan Desa Digital untuk pelayanan public serta peningkatan kapasitas perangkat desa untuk memberikan pelatihan-pelatihan/Bimtek untuk meningkatkan mutu pelayanan public di pemerintahan Desa Talibeng dengan cepat, tepat, dan benar.
       
  8. Desa Peduli Infrastruktur;
    Desa mengupayakan pembangunan/peningkatan/pemeliharaan infrastruktur :
    • Pembangunan Jalan Desa seperti :
      • Jalan pariwisata yaitu jalan pariwisata View Alam, dan wisata spiritual.
      • Jalan pariwisata tracking jalur subak.
      • Jalan usaha tani/pekebun.
      • Jalan lingkungan/gang.
      • Jembatan jalan usaha tani.
         
    • Pembangunan/pemeliharaan fasilitas umum seperti pembangunan permandian umum, pos kambling, WC umum.
    • Pembangunan taman desa dan penataan tempat parkir.
    • Pembangunan jaringan irigasi tersier.
    • Pembangunan drainase/got jalan desa.
    • Senderan penahan tanah jalan desa.
    • Pembangunan/pemeliharaan sarana umum keagamaan.
    • Pembangunan/pemeliharaan fisik lainnya.

APB Desa Talibeng

APBDes Pendapatan

Realisasi | Anggaran

    APBDes Pembelanjaan

    Realisasi | Anggaran

      APBDes Pembiayaan

      Realisasi | Anggaran

        Turn Up is a boutique and wholly Australian owned company that provides solutions and legal services that are trusted, relevant, consistent and professional Best and Recommended Visa Consultant in Bali Indonesia.

        The Director runs the day to day management of Turn Up which requires them to hold a very high and solid understanding coupled with many years of experience to run the business and operational objectives needed to ensure the greatest potential for success for all of Bali expat’s legal needs Best and Recommended Visa Consultant in Bali Indonesia.

        With this experience and understanding in mind, they have built a strong team with broad and very focused skill sets to accomplish the best possible outcomes for expatriates, living, working, investing, building a business or even marrying in Bali Best and Recommended Visa Consultant in Bali Indonesia.

        We have created a structure that provides solid communication through every step of the process. We provide the time together with a strong plan and a focused team that works towards goals and deadlines to maximize your satisfaction and success.

        We give you the Best Trusted Solution and Service by providing operational excellence, service leadership and customer confidentiality.

        Turn Up demonstrates our alliance with all of our existing clients by our consistently progressive commitment to customer service. This customer support infrastructure enables us to offer our clients complete satisfaction and excellence of service, which exceeds client expectation while maintaining a cost pro-active attitude of care within our own organization Best and Recommended Visa Consultant in Bali Indonesia.

        At Turn Up we ensure that our clients are kept up to date and informed on the progress and of any regulation changes at all times. We respond to each individual’s needs from application to completion.